Tuesday, March 11, 2008

Trick WinXP

DISABLE SERVICE WINDOWS YG TIDAK DIPERLUKAN.
1. Klik start>Run>ketik "services.msc"
2. Dobel klik service yg hendak diubah
3. Ubah startup type menjadi 'Disable"

MATIKAN SYSTEM RESTORE
1. Buka Control Panel
2. Klik Performance and Maintenance
3. Klik System
4. Klik System Restore tab
5. Klik 'Turn off System Restore on All Drives'
6. Klik 'Ok'

DEFRAG PAGEFILE
1. Download and Run PageDefrag
2. Kasih centang pada "Defrag at next Reboot",
3. Klik OK
4. Reboot

PERCEPAT AKSES FOLDER - DISABLE LAST ACCESS UPDATE.
1. Start>Run>regedit
2. "HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contr ol\FileSystem"
3. Klik kanan di bagian yg kan (cari area yg kosong), lalu pilih

'DWORD Value'
4. Bikin DWORD Value dengan nama 'NtfsDisableLastAccessUpdate'
5. Klik kanan pada value baru terus pilih 'Modify'
6. Ubah data menjadi '1'
7. Klik 'OK'

NON-AKTIFKAN MICROSOFT SYSTEM SOUNDS
1. Buka Control Panel
2. Klik Sounds and Audio Devices
3. Klik tab Sounds
4. Pilih "No Sounds" dari Sound Scheme
5. Klik "No"
7. Klik "Apply"
8. Klik "OK"

PERCEPAT WAKTU BOOT
1. Start Menu>Run
2. Regedit
3. HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Dfrg\BootOpt imizeFunction
4. Cari "Enable" dibagian kanan regedit
5. Klik "Modify"
6. Pilih "Y to enable"
7. Reboot

PERCEPAT PERFORMA SWAPFILE (hanya jika RAM > 256MB)
1. Start>Run
2. "msconfig.exe">ok
3. Klik tab System.ini
4. Klik tanda plus pada tab 386enh
5. Klik kotak new kemudian ketik "ConservativeSwapfileUsage=1"
6. Klik OK and Restart

PERCEPAT LOADING WINDOWS MENU
1. Start>Run > Regedit>Ok
3. "HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\"
4. Pilih/Sorot "MenuShowDelay"
5. Klik kanan dan pilih "Modify'
6. Ketik angka "100" atau antara 50-150

PERCEPAT LOADING PROGRAM
1. Klik kanan pada icon/shortcut yg berkaitan dengan program.
2. properties
3. Pada kotak 'target', tambahkan ' /prefetch:1' diakhir kalimat.
4. Klik "Ok"

PERCEPAT SHUTDOWN WINDOWS XP
1. Start>Run
2. 'Regedit'>OK
3. 'HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\'
4. Sorot 'WaitToKillAppTimeout'
5. Klik kanan dan pilih modify
6. Ubah value menjadi '1000' > Klik 'OK'
8. Sorot 'HungAppTimeout'
9. Klik kanan dan pilih modify
10. Ubah value menjadi '1000' > Klik 'OK'
12. 'HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop' sorot

WaitToKillAppTimeout'
13. Klik kanan dan pilih modify
15. Ubah value ke '1000' > Klik 'OK'
17. 'HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contr ol\' sorot

'WaitToKillServiceTimeout'
19. Klik kanan dan pilih modify
20. Ubah value menjadi '1000' > Klik 'OK'

BERSIHKAN PREFETCH FILE
Delete isi directory/folder prefetch (c:\windows\prefetch)

DISABLE PREFETCH SISTEM DENGAN MEMORY YG KECIL (<>
1. start>run>regedit
2. [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session
Manager\Memory Management\PrefetchParameters\EnablePrefetcher];
3. Dobel klik
# Isikan angka berikut dan pilih sesuai dengan kebutuhan anda.
0 = untuk menonaktifkan.
1 = aktifkan prefetch untuk aplikasi saja.
2 = aktifkan prefetch untuk proses booting saja.
3 = aktifkan prefetch untuk aplikasi dan booting.
4. reboot.

BOOTING LEBIH CEPAT DENGAN MENGURANGI BEBAN FONT
1. Bikin foler baru
2. Masuk ke "Fonts" di Control Panel.
3. Sorot group font yg akan di pindah.
4. Pindahkan ke folder yg baru, atau untuk mudahnya klik kanan lalu pindahkan ke My Documents.
5. Reboot, jika anda membutuhkan font yg telah dipindahkan tadi, caranya copy dan paste ke directory font yg lama.

SETTING ULANG PREFETCHER
setting ulang folder cache yg ada di windows kita.
1. start>run>regedit
2. [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session
Manager\Memory Management\PrefetchParameters\EnablePrefetcher]
3. ada 3 pilihan yaitu 0-Disable, 1-App launch prefetch, 2-Boot Prefetch, 3-Both ("3" adalah yg direkomendasikan).
4. reboot.

Setting ulang ini akan mengurangi waktu booting dan waktu yg diperlukan untuk loading program.

TWEAKING MEMORY
Tweaking ini disarankan bagi mereka yg memiliki kapasitas memory sebesar 512MB keatas.
1. start>run>regedit
2. HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory Management
3. DisablePagingExecutive -dobel klik masukan desimal 1 -
point ini mengaakibatkan windows XP menyimpan data di memory, ketimbang mengakses page file di harddisk.
4. LargeSystemCache -dobel klik masukan desimal 1- - tweak ini mengijinkan kernel windows jalan di memory.

NB : ATTENTION ! jangan melakukan langkah ini jika kurang mengerti
!!! BAHAYA !

WINDOWS XP ICON CACHE
Delete atau hapus Iconchace.db yg ada di directory (System:\\Documents and setting\-UsernameYangDiPakelogin\Local Settings\Application Data). Ketika anda mendelete seketika itu juga windows akan bikin yg baru. dan yg pasti icon cache yg baru lebih 'enteng' bagi windows.
*pastikan opsi show hidden files and folder diaktifkan sebelum mendelete iconcache.db

MINI TRICKY (Hapus Prefetch Dengan .bat)
1. Buka notepad
2. ketik (copy paste juga bisa) script berikut :

@echo off
del C:\WINDOWS\Prefetch\*.* /q


3. Simpan dengan ekstensi .bat (nama file sama tempat ngesave bebas)
4. untuk winxp pro :
di menu "run" ketik gpedit.msc nanti keluar tampilan cari setting di sebelah kiri "computer configuration\windows setting\script (startup/shutdown)

5. di tampilan sebelah kanan kamu pilih (double click) aja startup atau shutdown (sekedar saran mending di pake shutdown aja) nanti tinggal klik tombol add terus browse aja dimana kamu
nyimpan file batch tadi buat bagian "script parameters" kosoingin aja

Untuk yang pake winxp home langkah 4&5 diganti dengan salahsatu cara

berikut :
- double click file tersebut setiap pengen ngehapus isi folder prefetch (manual)
- copy file tersebut ke C:\Documents and Settings\All Users\StartMenu\Programs\Startup sehingga isi folder prefetch akan dihapus setiap masuk windows (otomatis)

PROCESSOR YANG MEMILIKI L2 CACHE DIATAS 256 KB

System Key: [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory Management]
Value Name : SecondLevelDataCache
Data Type : REG_DWORD (DWORD Value)
Value Data : Cache (in Kb) using Decimal Notation

Untuk Mengetahui Cache processor bisa di lihat dari menginstall PC Wizard ato Tune Up Utilities

TAMBAH MEMORY TANPA MENAMBAH MEMORY FISIK

My Computer >> Right click >> Properties >> Tab Advanced >>
Performance Setting >> Advanced >> Change Virtual Memory >>
alokasikan pada partition yg banyak free nya, default 378 - 768 set jadi 1000-1500 udah cukup

System Operasi Windows Menggunakan 2 memori utamanya, RAM sebagai memory utama jika memori utama(RAM) telah habis dipakai maka secara otomatis Windows membuat memory virtual dari sisa kapasitas Harddisk.

Untuk itu kita akan mengubah sedikit pada registry editor
1. masuk run-ketik regedit
2. Masuk kedalam sub key
My computer\HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SessionManager\
Memory management\
3. Klik ganda [DisablePagingExecutive] Lalu isi Value datanya 1
4. Klik OK
5. keluar dari registry editor
6. restart komputer


Menghapus Virus W32/USBcasv/odbcasv.exe/desktop.ini

Virus ini dikenal dengan :
W32/USBcasv/
odbcasv.exe
autorun.inf
info.txt
desktop.ini

Apapun namanya ciri-cirinya adalah sebagai berikut :

Komputer menjadi lemot, jika dibuka dengan task manager, akan terlihat process dari odbvcasv.exe yang akan menyedot resource komputer antara 90 - 95 %

Pada directory yang aktif muncul file recycle(d), autorun.inf dan desktop.ini
jika file autorun dibuka dengan mengklik kanan kemudian open with, akan muncul script yang akan menjalankan file info.txt. (perhatian, jangan mengklik file autorun.exe..... berbahaya, jika penasaran dengan isi scrip-nya, klik kanan, open with.... notepad)

file recycle(d), autorun.inf dan desktop.ini sifatnya hidden, bisa dihapus dengan perintah shift+del, tetapi tidak akan bertahan lama, file ini akan muncul kembali. Singkatnya walaupun dihapus ribuan kali, tetap akan muncul kembali

Media penyebaran : flash-disk, sharing file (untuk jaringan)

jika terdapat salah satu dari tanda-tanda tiatas, makan dapat dipastikan bahwa komputer anda sudah terkena virus ini

Untuk menghilangkannya gampang-gampang susah, tinggal bagaimana ketelitian kita untuk mengubah registry dan mencari registry "gadungan" yang sengaja dibuat oleh virus sehingga dapat kembali....kembali dan kembali masuk kedalam sistem/memory

Berikut ini adalah step-step memusnahkan virus ini :

pastikan folder option sudah diset untuk menampilkan hidden file,
nonaktifkan hide extention dan hide protection file

masuk ke windows task manager
kill process odbcasvc.exe

masuk ke registry editor (regedit)

hapus folder HKLM\System\CurrentControlSet\Services\odbcasvc

masih dalam registry editor
pilih edit - find

masukan keyword
odbcasvc
odbcasvc.exe
recycle(d)
autorun.inf
info.exe
desktop.ini

hapus folder yang ditemukan
cari kembali dengan menekan F3

pastikan tidak ada lagi folder dengan isi :
odbcasvc
odbcasvc.exe
recycle(d)
autorun.inf
info.exe
desktop.ini
jika masih ada .... bantai....!!!

buka windows explorer
masuk ke windows/system32
cari file odbcasvc.exe ...... langsung kill
cari file recycle ...... langsung kill

cari file
odbcasvc
odbcasvc.exe
recycle(d)
autorun.inf
info.exe
desktop.ini
tetapi pada seluruh drive harddisk

catatan : jangan menghapus desktop.ini yang ada di c:/windows dan

c:/windows/system32. Yang lainnya boleh dibantai

restart komputer

cek kembali dengan perintah search
odbcasvc
odbcasvc.exe
recycle(d)
autorun.inf
info.exe
desktop.ini (kecuali yang ada di c:/windows dan c:/windows/system32)

Jika masih ada, ulangi kembali langkah-langkah dari pertama, terutama pada registry editor,(proses search ada yang terlewatkan atau ada folder yang belum dihapus)

Dan jika masih gagal juga............... berarti ....................anda harus berusaha lebih keras untuk menemukan registry "gadungan" .........................................................................WEW........

Sunday, February 24, 2008

Transfer File melalui FTP (port 21)

FTP client adalah perangkat yang digunakan untuk melakukan transfer file dalam lingkungan internet menggunakan standar dari FTP (File Transfer Protocol). Proses transfer file dalam lingkungan internet hampir sama seperti proses transfer dalam lingkungan DOS, hanya saja terdapat beberapa kelebihan. Berikut ini adalah petunjuk dasar yang perlu diketahui dalam menggunakan FTP client.



Login Ke FTP Server

Saat pertama kali program FTP client aktif akan muncul prompt berupa ftp>. (pada teks mode) Prompt tersebut menandakan bahwa program siap menerima perintah. Untuk login ke FTP server dilakukan dengan mengetikkan perintah OPEN dan diikuti oleh FTP server yang dituju. Misal open 192.168.202.1

Setelah melakukan perintah OPEN akan FTP server akan menunggu input nama user. Setelah memasukkan nama user maka input berikutnya adalah password.

Pada umumnya FTP server mempunyai anonymous login, dan biasanya digunakan pada public FTP.

Untuk melakukan anonymous login
nama login adalah anonymous, sedangkan password yang digunakan adalah alamat e-mail.

Berikut ini adalah contoh proses login ke FTP server (Teks mode)

ftp> open 192.168.202.1
Connected to 192.168.202.1.
220 router.elka.ee.its-sby.edu FTP server (Version 6.00) ready.
User (192.168.202.1:(none)): anonymous
331 Guest login ok, send your email address as password.
Password:
230- Your welcome message here.
230 Guest login ok, access restrictions apply.
ftp>



Perintah Dasar FTP

ascii, Mengubah modus transfer ke modus ASCII
binary, Mengubah modus transfer ke modus biner
bye, Menutup koneksi ke FTP server sekaligus mengakhiri program FTP client.
cd (Change Directory), Mengubah direkory aktif pada server. Contoh cd /pub
close, Mengakhiri koneksi ke FTP server.
delete, Menghapus file pada server. Contoh delete index.htm

disconnect, Memutuskan hubungan ke FTP server.
get, Mengambil file dari server. Contoh get index.htm
help, Menampilkan keterangan dari perintah dasar FTP. Contoh help lcd
ls, Menampilkan isi direktori, untuk menampilkan dalam format lengkap harus ditambahkan -l. Contoh ls -l
mdelete (Multiple File Deletion), Menghapus beberapa file sekaligus dari server. Contoh mdelete *.htm
mget (Multiple files get), Mengambil beberapa file dari server sekaligus. Contoh mput *.htm
mkdir (make directory), Membuat direktori baru pada server. Contoh mkdir /img
recv (receive), Menerima satu file dari server. Contoh recv ./index.htm
mput (put multiple files), Meletakkan beberapa file sekaligus ke dalam server. Contoh mput *.htm
rename, Mengubah nama dari file. Contoh rename index.htm index.html
lcd (Local Change Directory), Mengubah default direktori untuk terminal user. Contoh lcd c:\data
rmdir (Remove Directory), Digunakan untuk menghapus direktori. Contoh rmdir img
open, Membuka koneksi ke FTP server. Contoh open 192.168.202.1
put, Meletakkan satu file ke server. Contoh put index.htm
pwd, Memulai koneksi ke FTP server. Contoh open ftp.linux.org
user, Mengulangi proses login bila terjadi kegagalan. Contoh user anonymous
verbose, Toggle modus verbose. Modus verbose akan memunculkan respon dari ftp server terhadap perintah yang diberikan. Contoh verbose Password Login Anonymous.


Pada login ke FTP server menggunakan anonymous login yang digunakan sebagai password adalah alamat e-mail. Format dari alamat e-mail adalah user@host.domain.

Beberapa FTP server melakukan pengecekan terhadap alamat e-mail tersebut. Pengecekan yang dilakukan hanya terhadap validitas format dan domain. Walaupun demikian terkadang dapat mengakibatkan masalah pada program download yaitu penolakan dari server karena setting anonymous password.


Huruf Kapital Dan Non Kapital

Penamaan direktori dan file dalam sistem internet memperhatikan perbedaan antara huruf kapital dan non kapital. Dengan demikian Index.htm akan berbeda dengan index.htm.

Modus Transfer Biner dan ASCII

Proses transfer dalam FTP mempunyai 2 modus yaitu modus Biner (Binary Transfer mode) dan modus ASCII (ASCII Transfer mode). Perbedaan mendasar dari kedua modus tersebut adalah pada modus biner transfer ditujukan untuk data 8 bit sedangkan modus ASCII ditujukan untuk data 7 bit. Modus transfer ini menjadi penting saat melakukan pemindahan untuk file gambar atau program. Hal ini disebabkan data dari jenis file tersebut menggunakan karakter 8 bit. Bila transfer dilakukan dalam modus ASCII maka bit teratas (MSB) dari data tidak ikut dalam transfer sehingga merusak file hasil transfer. Ada baiknya untuk menggunakan modus transfer biner sebagai modus default.

Saturday, December 29, 2007

Warning, Menghapus Partisi Linux

Beberapa hari yang lalu, HDD salah satu komputer diganti dan akan diinstall ulang dengan Windows XP setelah sebelumnya disetting dengan dua sistem operasi (Windows XP dan DewaLinux dalam partisi yang berbeda).

Permasalahan timbul setelah HDD tersebut dipasang, kemudian diboot menggunakan sistem Windows XP (SP 2), partisi dari Linux yang sudah dibuat ternyata tidak bisa dihapus menggunakan perintah fdisk (delete partition) dari DOS Command. Perintah ini hanya bisa mengakses dua partisi yaitu partisi C:/ dan D:/, sementara satu partisi lagi yang berisi sistem operasi Linux tidak dapat diakses, pertanyaannya adalah "kenapa hal ini bisa terjadi ?".

Sebenarnya yang salah bukan dari HDD atau perintah dari FDISK itu sendiri. Windows menggunakan dua system file yaitu FAT dan NTFS, sedangkan Linux menggunakan sistem EXT2 dan EXT3 sehingga dalam Windows dikenal drive (C:/, D:/, dst) sementara Linux mengenal root, swap dst. Perbedaan system file inilah yang menyebabkan FDISK tidak bisa mengenali dan menghapus partisi Linux yang dibuat dengan sistem EXT2 dan EXT3, sehingga ketika kita mencoba menghapusnya, yang kita temui adalah pesan error.

Bagaimana caranya agar partisi dari Linux yang menggunakan system file EXT2 atau EXT3 tersebut dapat dihapus ?, Jawabannya sangat sederhana, yaitu untuk memformat suatu HDD dikenal 2 cara yaitu High Level Format (HLF) dan Low Level Format (LLF).

Dalam HLF, perintah format tidak menghapus partisi dan MBR dari suatu HDD, tetapi hanya memformat data yang sebelumnya ada pada drive tersebut sehingga begitu perintah format dijalankan dan selesai, maka kita akan menjumpai HDD yang sudah kosong, tanpa merubah partisi dan MBR yang sudah ada atau harus membuat kembali partisi dan MBR baru. Berbeda halnya dengan LLF, perintah ini akan menghapus seluruh partisi dan MBR yang sudah ada, dengan kata lain, HDD benar-benar kosong (tanpa partisi dan MBR). Sehingga begitu kita melakukan format, kita harus membuat kembali partisi dan MBR yang baru. Jika tidak, maka harddisk tidak akan dapat digunakan.

Untuk memformat suatu HDD dengan cara LLF, yang harus kita lakukan adalah :
1. Siapkan Komputer.
2. Pasang HDD yang akan diformat, jangan lupa setting jumper dipindahkan ke slave
3. Download program HDD-Low-Level-Format-Tool, install pada drive C:/
4. Jalankan program tersebut, tetapi berhati-hatilah, yakinkan bahwa HDD yang akan kita format bukan drive C:/ atau D:/ (master).
5. Setelah diproses, tunggu beberapa menit hingga proses selesai.

Sampai pada tahap ini kita sudah mendapatkan HDD tanpa partisi dan MBR, untuk membuat partisi dan MBR, gunakan perintah FDISK, ikuti langkah-langkahnya. Setelah partisi dan MBR berhasil dibuat, format HDD tsb dengan perintah format.

6. Proses selesai... !!!

Tuesday, December 11, 2007

RainbowCrack (the real password cracker) #2

...............sambungan "RainbowCrack (the real password cracker) #1"

Setelah kita menghitung berapa banyak kombinasi password yang mungkin ada, langkah selanjutnya adalah menentukan konfigurasi (attack configuration) yang meliputi :

----------------
Success rate (tingkat keberhasilan) dalam menemukan password, semakin mendekati 1 semakin besar tingkat keberhasilannya.
----------------
Penggunaan charset, (sudah dijelaskan pada #1).
---------------
Besarnya hard disk yang diperlukan, semakin besar success rate, semakin besar harddisk yang dibutuhkan untuk menyimpan "hash table".
----------------
Waktu yang digunakan untuk menemukan password.
----------------

please wait...........
loading .............................!!

Monday, December 10, 2007

Crack Password Windows (SP2)

Gunakan tolls pwdump6 dan john the ripper, ekstrak file zip ke dalam folder

1. Jalankan CMD (Run->cmd)

2. Masuk ke direktori pwdump. Jalankan pwdump6 dengan perintah :

PwDump.exe -o pass.txt 127.0.0.1


pwdump6 Version 1.3.0 by fizzgig and the mighty group at foofus.net
Copyright 2006 foofus.net

This program is free software under the GNU
General Public License Version 2 (GNU GPL), you can redistribute it and/or
modify it under the terms of the GNU GPL, as published by the Free Software
Foundation. NO WARRANTY, EXPRESSED OR IMPLIED, IS GRANTED WITH THIS
PROGRAM. Please see the COPYING file included with this program
and the GNU GPL for further details.

Using pipe {C411BDE9-594E-47F4-99B5-E94ADF194A45}
Key length is 16
Completed.

3. Setelah itu akan didapatkan file pass.txt yang berisi daftar user dan password yang masih dienkripsi.
Contohnya akan tampak seperti berikut :

ach:1003:2BFA42D08601B951ABD697149E2F5967:73098347042E9109FA584CE843018F4F:::
Administrator:500:934A4750EC9859B3EA397B0F6EC18E34:732BD09D6834DA4A5A30300A6A045BF8:::
coba:1004:FBE4F28EE205F0BA79999C25263AA9AA:A69C199A4DF77CD41FCA6EA916A93868:::
Guest:501:NO PASSWORD********************* :NO PASSWORD*********************:::
HelpAssistant:1000:B3D2AE56C93F27B43C4F8419B1A21E9B: DC3DBB258A10B0C7EA9D92133267B905:::
SUPPORT_388945a0:1002:NO PASSWORD*********************: DF1DB672DA1B5C045ECA2490CA753D3B:::

4. Copy file pass.txt ke dalam folder tempat “john-386.exe” berada, jalankan perintah berikut dan tunggu dengan sabar :

john-386.exe pass.txt
Loaded 8 password hashes with no different salts (NT LM DES [64/64 BS MMX])
REN123 (Administrator:2)
TEBAK (coba:2)
ADMINKE (Administrator:1)
MUDAHDI (coba:1)

Yosh!! sekarang passwordnya sudah terlihat secara kasat mata. Jadi password untuk user “Administrator” adalah “adminkeren123″, diperoleh dari menggabungkan Administrator:2 dan Administrator:2.

Administrator:1+Administrator:2 = adminkeren123

Sedangkan untuk user “coba” adalah “mudahditebak”!!

IP Address dan Netmasking

Overview

TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah protokol standar yang dirancang untuk mengatur komunikasi data dalam hubungan antarkomputer, baik intranet maupun internet.

Protokol ini dikembangkan oleh U.S. Departement of Defense (DoD) atau Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Penelitian protokol TCP/IP ini dimulai tahun 1969.

Ibarat sebuah bahasa internasional, protokol ini dapat digunakan untuk berbagai flatform komputer : Windows, Linux, Macintosh dan Novell Netware.

Pada Microsoft Windows, pengaturan TCP/IP terdiri dari beberapa bagian, antara lain IP Address, Subnet Mask, Default Gateway, DNS Server dan WINS Server.


IP ADDRESS !

Definisi dan Format Penulisan


IP (Internet Protocol) Address adalah nomor alamat unique yang diberikan pada sebuah komputer/peralatan yang terhubung dalam jaringan komputer.

Unique artinya masing-masing alamat hanya dimiliki oleh satu komputer/peralatan dalam jaringan sehingga tidak ada sebuah nomor IP Address yang dimiliki oleh dua komputer/peralatan bersamaan dalam sebuah Local Area Network.

Format penulisan IP Address versi 4 (IPv4) yang ditulis dalam notasi titik bilangan desimal adalah sebagai berikut :

xxx.yyy.zzz.www

dimana :
xxx = adalah angka dari 1 s/d 223
(oktet pertama merupakan penentu kelas IP Address)
yyy, zzz dan www = adalah angka dari 1 s/d 254

Contoh
IP Address dalam bentuk notasi titik bilangan desimal (dotted-decimal notation) :

132.168.128.17

Jika kita konversikan ke dalam 4 bagian 32 bit bilangan biner yang disebut OKTET menjadi :

10000100.10100011.10000000.00010001

Dan jika kita tulis dalam bentuk 32 bit bilangan biner menjadi :

10000100101000111000000000010001


Klasifikasi

IP Address dikelompokkan menjadi 5 kelas yaitu : A, B, C, D dan E.

Kelas yang umum digunakan adalah kelas A, B dan C.
Kelas D digunakan untuk multicast sedangkan kelas E dicadangkan untuk keperluan eksprimental.

Kelas IP Address dilihat dengan alamat awal dan akhir-nya :
CLASS
RANGE OKTET PERTAMA
ALAMAT AWAL
ALAMAT AKHIR

A
1 - 126
xxx.0.0.1
xxx.255.255.254

B
128 - 191
xxx.xxx.0.1
xxx.xxx.255.254

C
192 - 223
xxx.xxx.xxx.1
xxx.xxx.xxx.254


Catatan :
IP address dengan alamat 127.0.0.1 tidak dapat digunakan karena merupakan IP address loopback, yaitu IP yang digunakan oleh sebuah komputer untuk mengkoneksikan dirinya sendiri atau alamat localhost.
Dalam pengalamat IP Address, angka 255 tidak dapat digunakan sebagai alamat sebuah host kelas C karena digunakan sebagai alamat Broadcast, yaitu alamat akhir IP Address dalam jaringan.


Terminologi

Berdasarkan penggunaannya, IP address terbagi menjadi :

IP Address Public, yaitu IP address yang digunakan untuk berkomunikasi langsung dengan internet.

IP jenis ini :
a. Harus daftarkan ke ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) atau InterNIC.

b. Ada biaya registrasinya.

IP Address Public banyak digunakan pada webserver, e-mail server dan gateway/proxy server.


IP Address Private, adalah IP address yang digunakan untuk komunikasi tidak langsung ke internet atau untuk Local Area Network.

IP jenis ini : tidak perlu didaftarkan dan gratis.

Walaupun pada prakteknya untuk LAN kita dapat menggunakan IP Address Prvate dengan angka bebas sesuai dengan kelas yang kita inginkan, namun ICANN memberikan format IP adress yang telah direkomendasikan untuk penggunaan private, yakni :

CLASS
FORMAT IP ADDRESS PRIVATE

A
10.x.x.x

B
172.16.x.x

C
192.168.x.x


Berdasarkan cara konfigurasinya, IP Address dibagi menjadi :

IP Address Dynamic, adalah IP Address yang diberikan sementara oleh sebuah server DHCP kepada komputer client.

Jadi komputer client akan mendapatkan IP Address secara otomatis yang diberikan oleh Server DHCP. Sehingga bisa jadi IP Address client akan selalu berganti saat koneksi ke LAN. Tipe IP Address ini umumnya digunakan untuk komputer dengan jumlah yang besar dimana tidak memungkinkan lagi melakukan setting IP Address masing-masing client secara manual.

Penggunaan IP Address dynamic antara lain saat kita koneksi ke internet menggunakan modem ke ISP.

IP Address Static, adalah IP Address yang diberikan secara tetap kepada komputer client.

Komputer client disetting IP Addressnya secara manual. Untuk LAN yang berskala kecil penggunaan IP Address Static masih banyak digunakan.


SubnetMask
Fungsi dan Format


Subnet Mask adalah nomor yang dikombinasikan dengan IP Address untuk menunjukkan identitas jaringan dimana komputer berada apakah dijaringan lokal atau berada di jaringan global.

Subnet mask juga digunakan untuk membedakan Network ID dan Host ID.

Subnet mask terdiri dari 32 bit bilangan biner yang penulisannya terdiri dari 4 kelompok yang dipisahkan masing-masing oleh titik.
Nomor yang digunakan dari 0 sampai 255. Default subnet mask menggunakan salah satu nomor 0 dan 255, tetapi bisa juga menggunakan nomor yang lain.

Pemakaian Subnet Mask dibagi menjadi tiga kelas dan disesuaikan dengan kelas IP Address yang dipakai dapat dilihat seperti tabel berikut.

CLASS
RANGE OKTET PERTAMA
SUBNETMASK
NETWORK & HOST ID

A
1 - 126
255.0.0.0
nnn.hhh.hhh.hhh

B
128 - 191
255.255.0.0
nnn.nnn.hhh.hhh

C
192 - 223
255.255.255.0
nnn.nnn.nnn.hhh



Format Setting Subnet Mask

NO. MASK
RANGE IP ADDRESS
JUMLAH HOST

0
X.X.X.0 - X.X.X.255
254

192
X.X.X.0 - X.X.X.63
62

224
X.X.X.0 - X.X.X.31
30

240
X.X.X.0 - X.X.X.15
14

248
X.X.X.0 - X.X.X.7
6

252
X.X.X.0 - X.X.X.3
2


Fungsi Subnet Mask dalam jaringan komputer

Sebagai contoh sebuah komputer dalam jaringan menggunakan IP Address kelas C 192.168.1.1 dengan subnet mask 255.255.255.0. artinya komputer tersebut bisa saling berkomunikasi dengan semua IP Address dari 192.168.1.2 s/d 192.168.1.254. Mengapa ? Ingatlah jika menggunakan IP Address kelas C maka format subnet mask nya adalah nnn.nnn.nnn.hhh. Oktet ke empat dari subnet mask tersebut menunjukkan host/komputer yang bisa terkoneksi. Jika angkanya 0 artinya semua host/komputer bisa saling terkoneksi.

Bagaimana jika dalam jaringan tersebut masing-masing komputer menggunakan format subnet mask 255.255.255.192 ? Maka hanya komputer ber-IP Address 192.168.1.1 s/d 192.168.1.62 yang bisa saling berkomunikasi.

Network ID dan Host ID

IP Address dilihat dengan format Network dan Host ID-nya :

CLASS
RANGE OKTET PERTAMA
NETWORK ID
HOST ID

A
1 - 126
xxx
yyy.zzz.www

B
128 - 191
xxx.yyy
zzz.www

C
192 - 223
xxx.yyy.zzz
www


IP Address dilihat dengan jumlah network dan hostnya :

CLASS
RANGE OKTET PERTAMA
JUMLAH NETWORK
JUMLAH HOST

A
1 - 126
128 (2 reserved)
16.777.214

B
128 - 191
16.384
65.534

C
192 - 223
2.097.152
254


Perhatikan IP Address berikut : 132.163.128.17

:: Kelas berapakah IP address tersebut ?
Jawab :
CLASS B (karena oktet pertama-nya berada pada range 128 - 191)

:: Manakah yang merupakan Network ID-nya ?
Jawab :
Karena kelas B network ID-nya adalah oktet pertama dan kedua,
maka network ID dari alamat tersebut adalah 132.163

:: Manakah yang merupakan Host ID-nya ?
Jawab :
Karena kelas B Host ID-nya adalah oktet ketiga dan ke-empat,
maka network ID dari alamat tersebut adalah 128.17

Sekarang akan kita bahas peranan dan fungsi Network dan Host ID ini.

Class A
Jika dalam jaringan, sebuah komputer mempunyai IP Address kelas A, misalkan : 10.1.1.1 maka yang merupakan nomor Network ID-nya adalah 10 dan nomor Host ID-nya adalah 1.1.1 sehingga jika dilihat format Network dan host ID-nya adalah : nnn.hhh.hhh.hhh
catatan : nnn = network, hhh = host

Artinya, dalam jaringan komputer kelas A mereka bisa saling berkomunikasi jika nomor Network ID satu dengan yang lainnya sama, walau nomor Host ID-nya berbeda-beda, itulah mengapa untuk kelas A bisa terkoneksi sebanyak 16.777.214 komputer/host untuk satu nomor Network ID.

Contoh :
IP Address 10.1.1.1 bisa berkomunikasi langsung dengan IP Address 10.2.2.2, 10.3.3.3 atau bahkan dengan 10.254.254.254 tetapi tidak bisa berkomunikasi langsung dengan IP Address 11.1.1.1

Class B
Jika dalam jaringan, sebuah komputer mempunyai IP Address kelas B, misalkan : 128.17.1.1 maka yang merupakan nomor Network ID-nya adalah 128.17 dan nomor Host ID-nya adalah 1.1 sehingga jika dilihat format Network dan host ID-nya adalah : nnn.nnn.hhh.hhh

Artinya jika kita mempunyai sebuah IP Address 128.1.1.1 maka hanya bisa berkomunikasi langsung dengan alamat berformat 128.1.x.x misal dengan 128.1.2.1 tetapi tidak bisa dengan 128.2.1.1. Sehingga jumlah host yang bisa terhubung dengan kelas B ini adalah 65.534

Class C
Jika dalam jaringan, sebuah komputer mempunyai IP Address kelas C, misalkan : 192.168.1.1 maka yang merupakan nomor Network ID-nya adalah 192.168.1 dan nomor Host ID-nya adalah 1 sehingga jika dilihat format Network dan host ID-nya adalah : nnn.nnn.nnn.hhh

Artinya jika kita mempunyai sebuah IP Address 192.168.1.1 maka hanya bisa berkomunikasi langsung dengan alamat berformat 192.168.1.x misal dengan 192.168.1.1 tetapi tidak bisa dengan 192.168.2.1. apalagi ke lain kelas 10.10.10.1
Sehingga jumlah host yang bisa terhubung dengan satu format kelas C ini adalah 254.


Konfigurasi IP Address

Konfigurasi IP Address di Windows XP

1. Klik kanan MY NETWORK PLACE di desktop > PROPERTIES

> Maka akan tampil sebegai berikut : [1]

2. Selanjutkan akan tampil : [2]

> klik kanan LOCAL AREA CONNECTIONS > PROPERTIES

3. Selanjutkan akan tampil : [3]

> klik ganda pada INTERNET PROTOCOL (TCP/IP)
atau
> klik INTERNET PROTOCOL (TCP/IP) > pilih PROPERTIES

4. Selanjutkan akan tampil : [4]

> Klik pada USE THE FOLLOWWING IP ADDRESS
> Isilah IP Address pada kolom IP Address
> Isilah Subnetmask nya.
Saat mouse kita klik ke kolom subnetmask maka akan
terisi secara otomatis sesuai dengan kelas dari IP Address
(Windows 2000 Server, Windows XP, Windows 2003 Server).

5. Selanjutkan klik OK > OK

Maka IP Address komputer kita sudah tersetting, untuk mengetahui apakah kita telah benar melakukan prosedur ini, lakukan pengujian untuk melihat IP Address komputer. Lihat di Command untuk IP Address.

5.4 Command untuk IP Address 5.4.1 Melihat IP Address Komputer & Koneksi Jaringan

IPCONFIG

Kadangkala kita belum mengetahui berapa nomor IP Address komputer yang sedang kita gunakan.
Berikut adalah langkah-langkah untuk MENGETAHUI IP ADDRESS KOMPUTER.

1. Klik START > RUN > ketik COMMAND atau CMD (Win XP) > enter
2. Akan tampil layar Command Prompt > ketik IPCONFIG /all > enter
3. Maka akan tampil informasi mengenai IP Address komputer yang sedang dipakai.

PING (Packet Internet Gropher)

Bagaimana caranya untuk mengetahui apakah koneksi jaringa kita ke komputer lainnya dalam kondisi bagus ?

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengetahui kualitas jaringan komputer kita.

1. Klik START > RUN > ketik COMMAND atau CMD (Win XP) > enter
2. Akan tampil layar Command Prompt > ketik PING ipaddress_tujuan > enter
3. Maka akan tampil informasi mengenai koneksi komputer kita ke komputer tujuan.

Ini adalah kemungkinan-kemungkinan hasil command PING :

1. "Refly from ip_tujuan: bytes=32 time<1ms TTL=64" dan 0% loss
=> artinya koneksi komputer kita ke komputer ip_tujuan bagus
2. "Request timed out" atau "Destination host unreacheble"
=> artinya tidak adanya koneksi ke komputer ip_tujuan
bisa karena tidak satu kelas dan satu network ID atau kabel tidak terpasang